BENUA
EROPA
Benua Eropa dijuluki sebagai
benua biru. Ada dua alasan kenapa disebut benua biru. Pertama, mayoritas
penduduk Eropa memiliki bola mata berwarna biru. Kedua, Sejak zaman dahulu,
banyak kerajaan terkenal berada di benua Eropa sehingga dikenal adanya istilah
darah biru (bangsawan).
Benua Eropa secara fisik sebenarnya menjadi satu daratan dengan Asia. Keduanya hanya dipisahkan oleh sebuah pegunungan yaitu Pegunungan Ural. Namun, umumnya Eropa dan Asia masing-masing dianggap sebagai benua. Alasannya, kedua benua tersebut memiliki budaya yang berbeda. Selain itu benua Eropa merupakan benua yang didiami oleh sejumlah negara yang saling bertetanggaan dekat sehingga mereka membuat suatu perkumpulan negara-negara eropa dengan nama Uni Eropa atau European Union.
PETA BENUA EROPA
Sumber; Atlas Geografi Indonesia dan Dunia, Pustaka Ilmu 1984
1. LETAK DAN LUAS
Berdasarkan letak Astronomisnya Benua Eropa
terletak di antara 10⁰ BB- 66⁰ BT dan 34⁰ LU – 71⁰ LU. Wilayah benua ini
sendiri sebenarnya merupakan gabungan dari beberapa semenanjung. Semenajung
yang terbesar terletak di daerah utama Eropa dan Skandinavia yang berhubungan
dengan laut Baltik.
Sementara untuk letak Geografis dari Benua
Eropa terbentang dari Tanjung Utara Norwegia hingga pulau Kreta di Laut Merah.
Batas batas wilayah Benua Eropa adalah sebagi
berikut;
Utara : Samudra Arktik
Timur : Pegunungan Ural, Laut Kaspia dan
juga Benua Asia
Selatan : Laut Tengah
Barat : Samudra Atlantik.
Luas wilayah Eropa hanya mencapai 10.531.623
km persegi. Benua ini sebenarnya berbatasan langsung dengan Benua Asia dan
Afrika. Bagian Benua Eropa yang menyatu dengan Benua Asia dikenal dengan
Eurasia. Sementara yang berbatasan dengan Benua Afrika di pisahkan oleh laut
Tengah
2. BENTANG ALAM DAN IKLIM
Benua Eropa dapat dibedakan menjadi tiga
bentang alam, yaitu;
a. Dataran Rendah
Sekitar dua pertiga wilayah Eropa merupakan
dataran rendah. Dataran rendah ini membentang dari barat ke timur dan
dikelilingi oleh pegunungan Ural., Danau Laut Kaspia, Pegunungan Kaukaskus,
Laut Hitam, Pegunun gan Alpen, dan kawasan Skandinavia Timur.
b. Jalur Lautan Lipatan
Jalur pegunungan lipatan terdiri atas
pegunungan Alpen, pegunungan Ural, pegunungan Kaukasus. Ketiga pegunungan ini
merupakan bagian dari sistem Pegunungan Sikum Mediterania.
c. Dataran Tinggi di Wilayah Semenanjung
Di Benua Eropa terdapat empat semenanjung yang
luas, yaitu Semenanjung Skandinavia dibagian utara Eropa, Semenanjung Siberia
(Spanyol dan Portugal), Semennanjung Italia (Appenina), dan Semenanjung Balkan
(Yunani).
Benua Eropa mempunyai iklim yang berbeda-beda
di beberapa negaranya. Hal ini juga dipengaruhi karena letak geografis benua
ini. Ada 4 iklim yang terkenal di Benua Eropa, yaitu;
1.
Iklim Maritim. Iklim
ini ada di daerah Atlantik seperti Negara Inggris, Negara Irlandia, Belgia dan
juga Belanda.
2.
Iklim Arktik yang
dialami oleh Islandia, Swedia Utara, Rusia Utara dan Pantai Norwegia sebelah
utara.
3.
Iklim
Kontinental yang ada di Eropa bagian timur dan tengah. Pada iklim ini terjadi
perbedaan suhu pada musim dingin dan musim panas yang begitu extrim. Pada iklim
ini juga mengalami curah hujan yang sangat sedikit, akibat dari angin barat
dari Samudra Atlantik.
4.
Iklim
Mediterania yang ada di kawasan Eropa Selatan yaitu Laut Tengah. Jadi itulah
keempat iklim yang ada di benua Eropa.
3. FLORA DAN FAUNA
Flora dan fauna yang berkembang di Benua Eropa
pada dasarnya sama dengan flora dan fauna yang berkembang di kawasan beriklim
sedang dan dingin. Jenis flora yang tumbuh di kawasan ini, adalah hutan
konifera (tumbuhan berdaun jarum) dan hutan yang meluruhkan daunnya di musim
gugur di wilayah utara Eropa.
Di sebelah selatan sekitar Laut Mediterania,
dapat dijumpai flora, antara lain tumbuhan pohon lili, asphodel, iris, ek,
zaitun, dan tanaman – tanaman khas yang lain, yang dimiliki oleh benua Eropa.
Benua Eropa memiliki fauna yang khas yaitu
Linx. Linx ini sejenis kucing liar yang dapat dijumpai di Eropa Utara. Fauna
khas lainnya adalah rusa, beruang kutub, serigala, ikan tuna, dan ikan haring
4. PENDUDUK DAN EKONOMI
A. Penduduk
Tahun 2016 jumlah penduduk Eropa diperkirakan
741,4 juta jiwa. Kepadatan penduduk Eropa rata-rata 71 orang per km2. Laju
pertumbuhan penduduk Eropa sangat rendah bahkan kurang dari 1%, yaitu hanya
0,2% per tahun. Usia harapan hidup penduduk Eropa adalah 75 tahun dan merupakan
yang tertinggi di antara benua lainnya karena tingginya tingkat kesejahteraan.
Penduduk Eropa sangat beragam, namun sebagian
besar penduduknya termasuk keturunan induk bangsa Kaukasoid yang terbagi
menjadi beberapa suku bangsa. Berdasarkan ras dan ciri fisiknya, penduduk Eropa
dikelompokkan menjadi lima suku bangsa, yaitu sebagai berikut;
·
Bangsa Nordik. Ciri fisik suku bangsa ini
rambut pirang, mata biru, tengkorak panjang, dan muka sempit. Mereka banyak
tinggal di Eropa Barat dan Eropa Utara, yaitu Norwegia, Inggris, Denmark,
Belanda, Swedia, Belgia, dan Jerman bagian utara.
·
Bangsa Alpen, dengan ciri fisik rambut hitam,
mata hitam, tengkorak lebar, dan tidak terlalu tinggi. Suku bangsa ini banyak
terdapat di Eropa Tengah dan Eropa Selatan, yaitu Prancis, Swiss, Polandia,
Austria, dan Jerman bagian selatan.
·
Bangsa Mediteran, dengan ciri fisik rambut
hitam, mata hitam, badan dan tengkorak menyerupai bangsa Nordik, terdapat di
kawasan Eropa Selatan, yaitu Yunani, Italia, Portugis, dan Spanyol.
·
Bangsa Slavia, dengan ciri fisik menyerupai
bangsa Alpen. Mereka banyak tinggal di Eropa Timur yaitu Kroasia, Bulgaria,
Serbia, Montonegro, Ceko, Rusia, Ukraina, dan Slovakia.
·
Bangsa Dinarik, dengan ciri rambut gelap
banyak terdapat di Rumania.
Penduduk Eropa menganut beragam agama. Agama
dengan jumlah pemeluk terbanyak ialah Katolik Roma yang pemeluknya tersebar di
Prancis, Spanyol, Portugal, Italia, Irlandia, Belgia, Jerman bagian selatan,
dan Polandia. Kelompok terbesar kedua ialah Kristen Protestan yang sebagian
besarnya berada di negara-negara Eropa Utara dan Eropa Tengah seperti Inggris,
Skotlandia, Jerman bagian utara, Belanda, dan negara-negara Skandinavia.
Kelompok terbesar ketiga adalah pemeluk Kristen Ortodoks yang umumnya tinggal
di Rusia, Ukraina, Belarusia, Yunani, Bulgaria, Rumania, serta Serbia dan
Montenegro. Kemudian di hampir setiap negara Eropa terdapat banyak komunitas
pemeluk Yahudi dengan jumlah terbanyak di Rusia. Agama Islam banyak dianut oleh
penduduk Eropa Timur. Di Bosnia dan Albania, Islam merupakan agama dengan
jumlah pemeluk terbanyak, sedangkan di negara Jerman, Prancis, dan Belanda,
Islam menjadi agama dengan jumlah pemeluk terbanyak kedua.
(Benua
Eropa; www.zonasiswa.com)
B. Perekonomian
Aktivitas ekonomi di sebagian besar wilayah
Eropa bertumpu pada industri. Beberapa negara Eropa telah menjadi negara
industri maju. Jenis industri yang berada di Eropa sangat beragam. Industri
utamanya meliputi pembuatan dan perakitan kendaraan, alat elektronika,
pengolahan minyak, makanan, dan pakaian.
Selain industri, pertanian Eropa pun
berkembang tak kalah pesatnya. Jenis tanaman yang ditanam di Eropa meliputi
gandum, jagung, kentang, dan buah-buahan. Pertanian biasanya dilakukan secara
terpadu bersama peternakan yang memberi-kan hasil melimpah dalam bentuk daging,
kulit, susu, keju, mentega, dan benang wol.
Di samping itu, Eropa merupakan kawasan yang
memiliki cadangan bahan tambang dalam jumlah banyak. Karena itu, pertambangan
juga berkembang pesat. Beberapa hasil tambang Eropa meliputi batubara, bijih
besi, perunggu, mangan, nikel, dan potasium.
5. PEMBAGIAN KAWASAN BENUA EROPA
Sumber:
http://penasejarah.com
Benua Eropa terbagi menjadi lima kawasan,
yaitu;
1.
Eropa Barat yang terdiri dari beberapa negara
yaitu: Jerman, Inggris, San Marino, Swiss, Belanda, Luksemburg, Irlandia,
Belgia, Perancis.
2.
Eropa Utara yang meliputi: Swedia, Finlandia,
Norwegia, Eslandia, Denmark , dan Estonia.
3.
Eropa Tengah yang mencakup: Austria, Hongaria
, Polandia, Republik Ceko, Slovakia.
4.
Eropa Timur yang meliputi: Republik Federasi
Rusia, Ukraina, Rumania, Belarusia, Bulgaria, Georgia, Lithuania, Latvia,
Moldova.
5.
Eropa Selatan yang terdiri dari: Spanyol,
Italia, Yunani, Portugal, Kroasia, Bosnia Herzegovina, Albania, Macedonia,
Slovenia, Malta.
Benua Eropa mempunyai negara paling kecil di
dunia yaitu Vatikan. Vatikan merupakan suatu negara berdaulat dengan Sri Paus
sebagai pemimpinnya. Luas Vatikan hanya sebesar 0,44 km2 yang membuatnya
menjadi negara terkecil di dunia.
6. KARAKTERISTIK BENUA EROPA
Berikut beberapa karakteristik Benua Eropa;
§
Sebagian besar penduduknya keturunan kulit
putih.
§
Terdapat keajaiban dunia yang berupa menara
yaitu Menara Eifel (Prancis) dan Menara Pisa (Italia).
§
Asal dari bahasa yang digunakan secara
internasional yaitu bahasa Inggris.
§
Pusat olahraga sepak bola dunia.
§
Pusat mode dunia yaitu di Paris dan Milan.
§
Tempat tokoh-tokoh penjelajah dunia.
§
Pelopor dalam penemuan dan ilmu pengetahuan,
serta teknologi.
§
Tempat lahirnya ideologi-ideologi kapitalisme,
kolonialisme, imperalisme, sosialisme, liberalisme, dan komunisme.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar